Madura - Achsanul Qosasi menegaskan, pengelola maupun manajer baru Persepam Madura United harus bisa menyiapkan dana deposito sebesar Rp6 miliar menghadapi kompetisi musim mendatang.
AQ, sapaan Achsanul, telah memastikan mundur dari Persepam setelah ia terpilih menjadi anggota badan pemeriksa keuangan (BPK). Dengan demikian, Persepam bakal memiliki manajer baru.
Selain itu, pengelolaan Persepam, yang sebelumnya ditangani PT Pojur Madura United, juga kemungkinan berubah. AQ pun memberikan masukkan kepada manajer maupun pengelola baru Persepam, satu diantaranya terkait gaji pemain. Manajer atau pengelola baru diwajibkan menyiapkan dana Rp6 miliar.
“Selama ini belum sekali pun PT Pojur Madura United melalaikan hak-hak pemain, jangan sampai [manajemen] terseret malu, karena tidak bisa membayar pemain,” tegas AQ.
AQ membeberkan pengeluaran PT Pojur Madura United selama mengelola Persepam tiga tahun terakhir, atau sejak klub kebanggaan Madura tersebut berada di Divisi Utama tahun 2011.
Pria kelahiran Sumenep ini menyampaikan, sumber pendapatan manajemen sangat bergantung dari pihak sponsor, serta penjualan tiket yang lebih dari 50 persen dari total keseluruhan pengeluaran.
“Selama tiga musim, catatan pengeluaran kurang lebih sekitar Rp39 miliar. Sumbangan terbesar dari sponsor, dan tiket yang mencapai 60 persen,” ungkap AQ.
Selain itu, AQ menjelaskan bahwa sumber pendapatan lainnya berasal dari subsidi PT Liga Indonesia yang mencapai 10 persen. Sedangkan sisanya berasal dari kocek pribadi. Itu belum termasuk gajinya sebagai manajer, serta biaya transportasi.
AQ juga kembali menegaskan, seandainya Persepam berganti manajer, bukan berarti suksesornya kelak akan berhak memiliki Laskar Sapeh Kerap sepenuhnya. Selama ini, PT Pojur Madura United hanya sebagai pengelola, bukan pemilik.
“Pengelolaan Persepam oleh PT Pojur Madura United statusnya partnership, bukan akuisisi,” tegas AQ.
Sumber:http://www.goal.com/id-ID/news/1391/indonesia-super-league/2014/10/08/5165608/pengelola-baru-persepam-madura-united-wajib-siapkan-rp6 (Adi)