"Satukan lagi Kepedulian, Hidupkan lagi Kebersamaan, Tingkatkan Kedisiplinan, Bangsa ini sedang membutuhkannya"
"Satukan lagi Kepedulian, Hidupkan lagi Kebersamaan, Tingkatkan Kedisiplinan, Bangsa ini sedang membutuhkannya"
Mar 24th
Sumenep – POJUR (Program Jaringan Usaha Rakyat) akan meningkatkan kewirausahaan peternakan untuk mendukung program pemerintah meningkatkan dan mengembangkan swa-sembada daging. Dimana POJUR melakukan pelatihan kewirausahaan peternakan sapi dan kambing.
“Dari satu sisi kami membantu program pemerintah menggalakan swa-sembada daging. Disatu sisi memberdayakan masyarakat khususnya kaum muda untuk belajar berwirausaha di bidang peternakan,” kata Nasiruddin Abbas, Direktur Eksekutif POJUR. Saat melakukan Pelatihan Kewirausahaan Peternakan di Rumah Aspirasi POJUR Jl. Dipenogoro 104 Sumenep, Selasa (22/3).
Menurut Nasir yang biasa dipanggil sahabatnya mengatakan, pengembangan peternakan sapi dan kambing prospek bisnisnya sangat bagus kedepan. Sehingga More >
Mar 16th
Jakarta – Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara II Bataramuda Nasution, mengatakan penurunan penjualan untuk tembakau karena permintaan dari pasar Eropa untuk bahan cerutu berkurang. “Aturan larangan merokok di sejumlah negara di Eropa sangat berpengaruh terhadap penurunan angka penjualan,” katanya dalam rapat kerja dengan Komisi Keuangan, hari ini.
Tahun lalu, dari sebanyak 1.500 bal tembakau dilelang ke pasar hanya 700 bal terjual. “Tembakau tidak lagi menguntungkan,” katanya.
Senasib dengan tembakau, produksi gula di wilayah itu juga menurun. Data PTPN menyebutkan, produksi gula pada 2006 sebanyak 49,4 ton, turun pada 2010 menjadi 28,5 ton.
Penyebab menurunnya produksi gula karena lahan yang dimanfaatkan tidak maksimal. Dari total luas lahan 12 ribu hektar milik PTPN, hanya 7 ribu hektar yang bisa ditanam.
“Kuantum penjualan dari 49,4 ton pada 2006, turun menjadi 27,2 ton pada 2010,” katanya.
Selain Bataramuda, hadir Direktur PTPN III Amri Siregar, Direktur PTPN IV Dahlan Harahap, dan Direktur PTPN V Fauzi Yusuf. Tiga direktur PTPN lainnya menyampaikan hasil tanaman terus meningkat setiap tahunnya.
Fauzi menjelaskan, jumlah keseluruhan penjualan sawit pada 2006 sebesar 1,5 triliun, meningkat pada 3,6 triliun pada 2010. “Kami targetkan 2011 penjualan naik sampai 4,9 triliun,” katanya.
Wakil Ketua Komisi Keuangan Achsanul Qosasi mengatakan PTPN II setiap tahun bermasalah dengan anggaran pembiayaan. Sebab, badan usaha milik negara (BUMN) yang membawahi wilayah Kota Medan itu, memiliki utang sebesar Rp 64 miliar sejak 2006. “Hasil tanamannya setiap tahun hanya digunakan untuk mencicil utang tersebut,” katanya.
Achsanul menilai, PTPN II sulit maju karena sebagian lahannya tidak bisa ditanami karena berada di tengah-tengah kota. Dia mengusulkan lahan yang tidak bisa digarap seluas 7 ribu hektar itu dialihkan ke bisnis lain.
“Tidak masalah dilihkan selain pertanian, nanti kami yang fasilitasi dengan pemerintah supaya bisa produktif,” katanya.(*/rud)
Sumber: Tempointeraktif
Aug 11th
Jakarta, Para pengurus Dewan Pakar dan Dewan Pertimbangan Organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia tidak ikut dilantik oleh Ketua Umum HKTI Prabowo Subianto dalam acara pelantikan pengurus tadi siang di Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat siang (6/8).
Sekjen HKTI, Fadli Zon, menyatakan hal itu dalam pembacaan susunan pengurus HKTI.
Yang menarik di dalam susunan kepengurusan HKTI 2010-2015 ini, Prabowo memasukkan nama-nama dari berbagai latar belakang profesi dan politik, unsur partai pemerintah, non-pemerintah, pengamat politik sampai ke penyiar berita televisi.
Sebut saja mulai dari posisi Wakil Ketua Umum HKTI yang dijabat oleh kader Partai Demokrat di Komisi XI DPR, Achsanul Qosasi. Achsanul melengkapi nama wakil partai pemerintah yang masuk di jabatan teras HKTI, setelah sebelumnya Djafar Hafsah menduduki Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi HKTI.
Dari barisan partai non pemerintah, pentolan PDI Perjuangan dipercayakan menjabat Ketua Bidang Tenaga Kerja Pertanian. Tidak hanya Eva kader Mega yang diajak gabung tapi juga ada Ganjar Pranowo yang menjadi Ketua Bidang Pangan.
Kemudian, ada putri almarhum Gus Dur, Yenni Wahid, yang memegang jabatan Ketua Bidang Pemasaran Pertanian. Yenni juga dikenal sebagai tokoh PKB dari kubu Kongres Parung. Lalu, ada juga mantan pengamat politik CSIS yang menjadi kader Golkar, Indra Jaya Pilliang.
Dari kalangan pengamat politik, Ketua Masyarakat Profesional Madani Ismed Hasan Putro didaulat untuk duduk di posisi Ketua Bidang Perdagangan.
Yang menarik, Prabowo juga mengikutsertakan kalangan jurnalis di dalam susunan lima tahun mendatang yang direpresentasikan oleh penyiar berita salah satu televisi swasta nasional, Drg Tina Talisa. Tidak tanggung-tanggung, pembawa acara berita yang kerap tampil malam hari itu itu dipercaya menjabat salah satu posisi Wakil Sekjen.