Tulisan Pribadi

Rabu, 29 Jul 2015

Ketika Rusia Mengguncang Harga Minyak Dunia

 

Rusia diketahui merupakan negara kaya minyak. Kandungan ’emas hitam’ di pecahan Uni Soviet ini terbesar setelah Arab Saudi. Bahkan kandungan minyak Rusia disinyalir melebihi kandungan di Timur Tengah.
 
Sebelum tahun 2013, Rusia menyimpan cadangan minyaknya untuk kebutuhan dalam negeri. Sambil lalu, mereka membangun jaringan tenaga nuklir yang tanpa menggunakan migas.
 
Saat ini tenaga nuklir itu sudah selesai dan dipakai untuk kebutuhan energi di seluruh Rusia. Kebutuhan energi dalam negeri Rusia yang dulunya menggunakan minyak, kini sudah digantikan oleh tenaga nuklir.
 
Lantas ke mana minyak Rusia? Pemerintah setempat memilih menjual minyak mereka dengan harga murah. Dan ini sangat memengaruhi harga minyak dunia.
 
Produksi minyak di Rusia saat ini mencapai 5 juta barel per hari. Hampir mendekati Timur Tengah yang tercatat mampu memroduksi 7 juta barel/hari.
 
Rusia saat ini terus membangun atas hasil migas mereka yang direncanakan sejak 10 tahun lalu. Selain itu Rusia sudah mulai membuka diri. Salah satunya dengan ditunjuknya Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 mendatang.
 
Tentu hal tersebut akan memacu perekonomian dalam negeri. Turis-turis sudah mulai berani datang ke Rusia. Para pelajar dan mahasiswa dari berbagai penjuru dunia mengirimkan siswanya untuk belajar ilmu sosial dan politik yang cukup terkenal di dunia.
 
Ditengah kota Moskow, mengalir sungai yang indah yaitu Sungai Moskow. Dipinggir sungai terdapat Patung Peter Agung yang merupakan salah satu raja Rusia. Kapal wisata dihias sedemikian indah untuk mengantar wisatawan berkeliling Kota Moskow melalui sungai.
 
Moskow sudah berubah. Tidak seperti yang kita bayangkan. Mereka saat ini sudah menjadi negara terbuka dan siap menyambut tamu negara dan wisatawan guna menambah pemasukan dari sektor pariwisata.
 
Peninggalan Komunis berupa gedung tua yang megah dan taman-taman kota yang banyak menghiasi Kota Moskow, dirawat dengan baik dan indah. Makin membuat suasana kota menjadi lebih asri dan nyaman.
 
Kembali ke soal minyak, tindakan Rusia menjual murah minyak mereka tentu mengguncang dunia dan membuat geram Amerika Serikat dan sejumlah negara barat.
 
Kondisi ini membuat Rusia terpaksa mengubah strategi ekonomi mereka. Ini karena embargo yang dilakukan negara-negara barat. Tapi pembangunan terus berjalan.
 
Bahkan nasionalisme dan kreatifitas penduduk Rusia meningkat, seiring dengan rasa benci mereka terhadap AS dan Eropa Barat. Rusia sudah menggeliat kembali setelah 10 tahun berbenah akibat perpecahan USSR… Selamat untuk Rusia. Salam Madura Bersatu. (*)
 

Sumber:http://korankabar.com/ketika-rusia-mengguncang-harga-minyak-dunia/ (Adi)

 

   KATEGORI OPINI
   ARSIP
Tahun :
Bulan :
   ARTIKEL LAIN

Kamis, 29 Okt 2015

Iran, Negara Cash and Carry

Mendarat di Bandara Ayatollah Khomeini, Teheran, Iran, saya langsung disambut ...

Kamis, 10 Sept 2015

Mao Tai, Tradisi Ribuan Tahun Selesaikan Perundingan

KORANKABAR.COM (XI’AN) – Dalam lawatan ke Cina, memenuhi undangan ...

Kamis, 30 Jul 2015

Nasionalisme Rakyat Hadapi Embargo Ekonomi

  Sudah 18 bulan Rusia di embargo secara ekonomi oleh Eropa Barat ...