blog_img1

Tundukkan Barito Putera 1-0, Madura United Memantapkan Diri sebagai Juara Paruh Musin TSC 2016

Raihan tiga angka itu membuat Madura United makin kukuh di puncak klasemen, dan memperlebar jarak dengan Arema Cronus. Laskar Sape Kerrab kini mengumpulkan nilai 37, atau unggul lima poin dari Arema Cronus.


sumber : maduraunitedfc.com  |  foto : GTS

 

 

MADURA UNITED FC harus menunggu hingga menit akhir untuk memastikan kemenangan tipis 1-0 atas Barito Putera di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (27/8) malam WIB, pada pekan pamungkas putaran pertama Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

Raihan tiga angka itu membuat Madura United makin kukuh di puncak klasemen, dan memperlebar jarak dengan Arema Cronus. Laskar Sape Kerrab kini mengumpulkan nilai 37, atau unggul lima poin dari Arema. Sedangkan posisi Barito Putera tak mengalami perubahan, dan tetap berada di peringkat ke-14 dengan nilai 16.

Babak Pertama

Kick-off pertandingan antara Madura United dan Barito Putera sempat mengalami penundaan sekitar 20 menit akibat padamnya lampu Stadion Gelora Bangkalan. Ini merupakan insiden kedua yang pernah terjadi di stadion tersebut selama TSC 2016 digulirkan.

Setelah pertandingan dimulai, Madura United dan Barito Putera memeragakan permainan terbuka. Kedua tim saling melakukan tekanan ke pertahanan masing-masing lawan, namun masih mengalami kesulitan mendekati kotak penalti.

Peluang diperoleh Madura United untuk membuka keunggulan pada menit ke-22. Pablo Rodriguez meneruskan umpan matang Erick Weeks Lewis, namun dapat dipatahkan kiper Aditya Harlan.

Kans juga didapat Barito Putera pada menit ke-44, namun kiper Hery Prasetyo lebih dulu menyergap umpan Paulo Sitanggang sebelum bola disambar Ibrahim Conteh, sehingga gawang Madura United tetap aman.

Madura United membalasnya menjelang babak pertama berakhir, tapi tandukan Pablo menerima umpan dari sisi kanan serangan Laskar Sape Kerrab masih melebar dari gawang. Skor imbang tanpa gol pun menutup babak pertama.

Babak Kedua

Permainan Madura United dan Barito Putera tidak mengalami perubahan di babak kedua. Mereka berusaha memecahkan kebuntuan sepanjang 45 menit pertama guna mengungguli lawannya masing-masing.

Tuan rumah berusaha menembus pertahanan solid Barito Putera yang digalang M Roby, tapi kerap menemui jalan buntu. Selain itu, penyelesaian akhir yang buruk juga turut berperan dalam kegagalan Madura United mencetak gol.

Sebaliknya, Barito Putera mendapatkan dua peluang untuk membuka keunggulan. Setelah Rizky Pora, giliran Luiz Junior menebar ancaman. Tapi kesigapan kiper HerPrast membuat papan skor tidak mengalami perubahan.

Bahkan, Laskar Antasari nyaris memecahkan kebuntuan mereka pada menit ke-77. Junior melakukan penetrasi, dan melepaskan tendangan keras kaki kiri dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola sepakan Junior menghajar mistar gawang.

Lima menit menjelang pertandingan berakhir, pemain pengganti Elthon Maran akhirnya memecahkan kebuntuan Madura United setelah ia menuntaskan umpan Erick Weeks, dan membuat tim besutan Gomes de Oliviera ini menutup putaran pertama dengan kemenangan 1-0. Ini bagaikan hadiah terindah bagi Elthon Maran yang beberapa hari lagi akan menikah. Dia bahkan melakukan pre wedding dengan latar belakang Stadion Gelora Bangkalan. Selamat menempuh hidup baru, Elthon…

Berikut susunan pemain kedua tim:

Madura United: Hery Prasetyo; Rendi Siregar (Jeki 89′), Munhar, Fabiano Beltrame, Gilang Ginarsa, Asep Berlian, Ahmad Maulana Putra (Dane 67′), Engelberd Sani (Elthon 71′), Bayu Gatra, Pablo Rodrigues, Erick Weeks Lewis.
Cadangan: Joko Ribowo; Jeki Arisandi, Guntur Ariyadi, Dane Milovanovic, Fajar Handika, Rossy Noprihanis, Elthon Maran.

Pelatih: Gomes de Oliviera

Barito Putera: Aditya Harlan; Rizky Pora, Fathlul Rahman, Muhammad Roby, Arie Sandy, Hansamu Yama (Aswar 88′), Ibrahim Conteh, Adam Alis, Paulo Sitanggang, Dedy Hartono (Amirul 80′), Yongky Aribowo (Luiz 37′).
Cadangan: Imam Arief Fadilah; Muhammad Khusen, Aswar Syamsuddin, Amirul Mukminin, Luiz Carlos Junior, Ichsan Pratama.

Pelatih: Mundari Karya  ***